Program Pelatihan Bahasa Inggris Prakerja

Share:

Ditengah keadaan ekonomi yang tidak pasti akibat covid 19, pemerintah mengeluarkan kartu prakerja yang bisa digunakan masyarakat untuk mengikuti pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan skill. Pendaftaran Kartu Prakerja sendiri telah dibuka pada minggu kedua April 2020, tepatnya pada hari Sabtu, 11 April tahun 2020. Fasilitas kartu pekerja ini bisa dimanfaatkan untuk fresh graduate, buruh, karyawan, dan pegawai. 

Program Pelatihan Bahasa Inggris Prakerja

Garis besarnya seluruh warga negara Indonesia yang telah berusia 18 tahun dan tidak sedang sekolah atau pun kuliah dapat daftar kartu prakerja dan mengikuti pelatihan yang tersedia. Pogram kartu prakerja memiliki sekitar 2000 paket pelatihan yang tersedia di 233 lembaga pelatihan. 

Antara lain ada delapan digital platform seperti Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id yang telah bekerjasa,a dengan kartu prakerja.

Dari banyaknya platform yang bekerja sama dengan kartu prakerja menandakan adanya banyak pelatihan yang bisa dipilih untuk diikuti. Mulai dari bidang pendidikan, hingga bidang bisnis. 

Tetapi dalam bidang bahasa Inggris paling banyak peminatnya, karena mereka mencari pelatihan bahasa inggris dasar hingga conversation, karena jika sudah melewti peatihan tersebut mereka akan mendapatkan sertifikat bahasa Inggris prakerja dari program yang mereka ikuti, yaitu program percakapan bahasa Inggris prakerja. 

Kemudian paling banyak kedua disusul dengan bidang perdagangan khususnya yang menyangkut pemasaran digital online, dan selanjutnya adalah paket pelatihan wirausaha.

Selain mendapatkan fasilitas pelatihan para pemilik kartu pra kerja juga mendapatkan insentif dari pemerintah.  Insentif tersebut terdiri dari bantuan pelatihan sebesar 1.000.000 rupiah, insentif pasca pelatihan sebesar 600.000 ribu rupiah per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar 50.000 ribu rupiah  per survei untuk tiga kali survei atau total 150.000 ribu rupiah per peserta. Bagaimana? Tentunya ini merupakan sedikit kabar segar dari pemerintah untuk tetap menyejahterakan rakyatnya bukan? Apalagi di masa-masa sulit seperti saat ini. Semoga kita semua dapat memanfaatkannya dengan baik.


Tidak ada komentar